Sunday, June 23, 2024
spot_img
HomePartai PolitikAHY Bersyukur Demokrat Keluar dari Koalisi Perubahan

AHY Bersyukur Demokrat Keluar dari Koalisi Perubahan

1Berita, Jakarta – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengungkapkan rasa syukur karena Partai Demokrat telah memutuskan untuk tidak lagi terlibat dalam Koalisi Perubahan.

Dalam sebuah acara buka bersama di Jakarta pada Sabtu lalu (23/3), AHY menyampaikan apresiasi atas keputusan tersebut sambil menyindir partai-partai lain yang terus bermanuver meskipun pemilihan presiden belum selesai.

“Sekali lagi kita bayangkan, coba kita masih di tempat yang lama, hancur lebur. Betul? Kita tahu, belum selesai, semua sudah ke sana ke mari,” kata AHY.

AHY juga menyatakan bahwa sulit baginya untuk membayangkan bagaimana kondisinya jika Demokrat masih bertahan di dalam Koalisi Perubahan. Dia yakin bahwa Demokrat pasti akan ditinggalkan oleh partai lain jika mereka masih berada dalam koalisi tersebut.

Baca Juga:  PKS Menerima Hasil Pemilu 2024 dan Tetap Perhatikan Proses Hukum

Lebih lanjut, AHY menyampaikan pandangannya bahwa langkah yang diambil oleh Partai Demokrat saat ini adalah bagian dari rencana Tuhan. Dia bersyukur atas pertemuan antara Demokrat dan Prabowo Subianto.

“We may lose the battle, but we win the war. Kita mungkin saja kalah dalam pertempuran Pileg, tetapi kita menang besar dalam perang Pilpres,” kata AHY.

Sebelumnya, Partai Demokrat telah bergabung dengan Koalisi Perubahan bersama Partai NasDem dan PKS. Namun, mereka kemudian memutuskan untuk keluar dari koalisi tersebut setelah NasDem menyetujui Muhaimin Iskandar sebagai cawapres Anies Baswedan.

Baca Juga:  Prabowo-Gibran Raih Kemenangan di Sumatera Utara dan Maluku Utara

Partai Demokrat kemudian berpindah ke Koalisi Indonesia Maju, mendukung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Sementara itu, berdasarkan hasil rekapitulasi suara nasional, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan Prabowo-Gibran sebagai pemenang Pilpres 2024. Prabowo pun telah bertemu dengan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, untuk mengajak bergabung ke dalam koalisi.

“Kita lihat perkembangan ke depan. Itu (NasDem bergabung ke kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran) 50:50 possibility masih,” ucap Paloh.

BERITA LAINNYA

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar anda!
Please enter your name here
Captcha verification failed!
CAPTCHA user score failed. Please contact us!

- Advertisment -spot_img

Berita Populer