Magetan – Semangat kebangsaan mewarnai peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Muslimun, Desa Sumberagung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Minggu (17/8/2025).
Upacara bendera yang diikuti sekitar 300 peserta tersebut berlangsung khidmat. Peserta terdiri dari siswa MI Al Muslimun, santri putra-putri Ponpes Al Muslimun, perwakilan Ponpes Darul Wahyain yang dipimpin Ustadz Rosyid Ba’asyir, serta dua eks anggota Jamaah Islamiyah, yakni Ustadz Luthfi dan Ustadz Abd Rachman.
Bertindak sebagai Pembina Upacara, Kasat Binmas Polres Magetan menyampaikan amanat tentang pentingnya menanamkan semangat nasionalisme, menjaga persatuan bangsa, dan menolak segala bentuk paham intoleran maupun radikal.
“Santri sebagai generasi penerus bangsa harus menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI. Merdeka bukan hanya hasil perjuangan, tetapi juga harus dijaga dengan persatuan dan kesadaran bersama,” tegasnya.
Keterlibatan perwakilan pesantren dan eks Jamaah Islamiyah (JI) dalam kegiatan ini dinilai sebagai langkah positif dalam memperkuat sinergi antara aparat keamanan, lembaga pendidikan, dan tokoh agama di Magetan. Momen tersebut juga menjadi simbol bahwa nilai kebangsaan mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat.
