SAMARINDA – Ketua Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) Kalimantan Timur, Pendeta Alexander Bilang, S.Th, menyerukan pentingnya menjaga kedamaian pasca pelaksanaan Pilkada serentak 2024. Ia menegaskan bahwa stabilitas keamanan dan harmoni sosial pasca Pilkada 2024 menjadi tanggung jawab bersama, terutama menjelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
“Kami mendukung penuh upaya Polda Kaltim dalam menciptakan suasana aman dan terkendali pasca Pilkada serentak 2024. Saya mengajak seluruh jemaat yang tergabung dalam PGI Kaltim untuk berperan aktif menjaga kedamaian dan harmoni di tengah masyarakat,” ujar Pendeta Alexander saat ditemui di Samarinda, Kamis (19/12/2024).
Ia juga menekankan pentingnya semangat kasih dan persatuan dalam menghadapi berbagai dinamika sosial. Menurutnya, perayaan Natal harus menjadi momen untuk mempererat persaudaraan dan membangun solidaritas antar umat beragama.
“Sebagai pengikut Kristus, kita diajarkan untuk membawa damai bagi semua orang. Saya berharap seluruh elemen masyarakat dapat saling mendukung dalam menciptakan lingkungan yang aman, terutama di momen-momen besar seperti Natal dan Tahun Baru,” tambahnya.
Selain itu, ia menyampaikan apresiasi kepada aparat keamanan yang terus berupaya menjaga kondusifitas di wilayah hukum Polda Kalimantan Timur. “Kami percaya bahwa kerja sama antara masyarakat dan aparat keamanan akan membawa hasil positif bagi stabilitas daerah ini,” katanya.
Menjelang perayaan Natal 2024, PGI Kaltim juga menghimbau anggotanya untuk tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan. Pendeta Alexander mengingatkan pentingnya kewaspadaan tanpa mengurangi makna damai dalam perayaan keagamaan.
“Semoga Tuhan memberkati semua usaha kita dalam menjaga kedamaian dan harmoni di tanah air ini,” tutupnya dengan penuh harapan.
Seruan ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat Kalimantan Timur untuk terus menjaga ketertiban dan menjunjung tinggi semangat kebersamaan demi terciptanya suasana yang damai dan harmonis.




