Thursday, May 23, 2024
spot_img
HomeTerkiniPBNU Sambut Rencana Kunjungan Paus Fransiskus, Harap Perkuat Hubungan NU dengan Vatikan

PBNU Sambut Rencana Kunjungan Paus Fransiskus, Harap Perkuat Hubungan NU dengan Vatikan

1Berita, Jakarta – Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, menyatakan kegembiraannya atas rencana kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia. Gus Yahya berharap kunjungan ini dapat memperkuat hubungan antara Nahdlatul Ulama (NU) dengan Vatikan.

“Tentu saja PBNU bersama-sama seluruh bangsa Indonesia ikut menyambut gembira dan bangga dengan kehadiran Paus Fransiskus ke Indonesia. Dan kami mengucapkan selamat kepada umat Katolik di Indonesia seluruhnya atas kunjungan Paus ini,” kata Gus Yahya saat acara halalbihalal di PBNU, Jakarta, Kamis (18/4/2024).

Gus Yahya menjelaskan bahwa dirinya telah mengetahui tentang rencana kunjungan Paus sejak kunjungannya ke Vatikan pada tahun 2018. Namun, pandemi COVID-19 telah menunda rencana tersebut.

“Dan ini merupakan rencana yang sebetulnya sudah dibicarakan sejak lama sekali pada waktu saya berkunjung ke Vatikan tahun 2018, saya sudah mendengar rencana itu dari teman-teman di Vatikan, tapi rupanya pada waktu itu tertunda karena COVID dan alhamdulillah bahwa sekarang tampaknya terkonfirmasi dan sudah terjadwal bahwa Paus akan berkunjung ke Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga:  Paus Fransiskus Akan Berkunjung ke Indonesia pada 3 September 2024

Gus Yahya juga menyampaikan bahwa NU telah menjalin kerja sama dengan Vatikan sejak tahun 2018. Kerja sama tersebut melibatkan berbagai agenda internasional yang mencakup berbagai agama, termasuk Islam, Kristen, dan Yahudi.

“Beberapa waktu ini terlibat dalam kerja sama langsung untuk agenda-agenda yang distorsif bersama-sama dengan Vatikan antara lain misalnya bahwa NU dan pimpinan gereja Katolik di Vatikan sama-sama terlibat dalam satu inisiatif internasional,” ucapnya.

“Jadi inisiatif dari agama-agama baik yang melibatkan orang muslim, kalangan Kristen dan Yahudi dan sudah berlangsung sejak 2018 sampai sekarang. Di samping itu, juga jaringan pimpinan Vatikan juga ikut aktif terlibat dalam inisiatif yang dilakukan oleh NU dimulai dengan konferensi R20 di tengah-tengah G20 pada tahun 2022 yang lalu yang kemudian atas kesepakatan bersama dari semua partisipan kita jadikan suatu gerakan perubahan,” lanjutnya.

Baca Juga:  Paus Fransiskus Akan Berkunjung ke Indonesia pada 3 September 2024

Menurut Gus Yahya, kedatangan Paus Fransiskus tidak hanya akan memperkuat hubungan antara NU dan Vatikan di tingkat nasional, tetapi juga mendukung upaya bersama dalam kemanusiaan secara global.

“Saya kira kehadiran Paus ke Indonesia juga menjadi pererat hubungan dengan antara NU dengan Vatikan, bukan hanya demi harmoni kehidupan antarumat beragama di Indonesia saja tapi juga dalam kehidupan dan upaya-upaya bersama untuk kemanusiaan secara global,” imbuhnya.

Paus Fransiskus dijadwalkan akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada tanggal 3-6 September 2024, yang merupakan bagian dari rangkaian kunjungannya ke Asia Pasifik, termasuk ke Papua Nugini, Timor Leste, dan Singapura. Informasi ini dikonfirmasi melalui situs resmi Kementerian Luar Negeri Indonesia.

BERITA LAINNYA

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar anda!
Please enter your name here
Captcha verification failed!
CAPTCHA user score failed. Please contact us!

- Advertisment -spot_img

Berita Populer