Thursday, May 23, 2024
spot_img
HomeInternasionalSaudi Kecam Israel Mau Usir Warga Palestina

Saudi Kecam Israel Mau Usir Warga Palestina

1BeritaArab Saudi mengutuk dengan tegas seruan dua menteri Israel yang berupaya mengusir warga Palestina dari Jalur Gaza pada Kamis (4/1).

Pemerintah Arab Saudi menolak pernyataan yang dianggap “ekstremis” dari Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, dan Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich, yang menganjurkan pengusiran warga Palestina dari Gaza serta kembalinya pemukim Zionis ke wilayah tersebut.

Dalam keterangan resmi dari Kementerian Luar Negeri Saudi, diutip oleh Al Arabiya, disebutkan bahwa kerajaan menekankan pentingnya upaya bersama komunitas internasional untuk mengaktifkan mekanisme akuntabilitas internasional terhadap pelanggaran aturan legitimasi internasional dan hukum humaniter internasional oleh pemerintah Israel, baik melalui pernyataan maupun tindakan mereka.

Baca Juga:  AS Tegaskan Tidak Terlibat dalam Serangan Israel ke Konsulat Iran di Damaskus

Pernyataan Kementerian Luar Negeri Saudi ini merupakan respons terhadap pernyataan kontroversial Smotrich dan Ben-Gvir, yang mengadvokasi pengusiran warga Gaza dan pemukiman kembali warga Israel di sana.

Smotrich menyatakan bahwa kehadiran warga sipil Israel di Jalur Gaza akan membantu negara tersebut mengendalikan wilayah tersebut secara militer, dan ia menyarankan agar warga Palestina dipindahkan ke negara lain. Ben-Gvir juga mendukung gagasan tersebut, menyatakan bahwa Israel “harus mempromosikan solusi untuk mendorong emigrasi penduduk Gaza.”

Meskipun dua menteri ini memberikan komentar tersebut, pemerintah Israel hingga saat ini belum mengumumkan rencana resmi terkait Gaza.

Rencana pengusiran ini mendapat kecaman keras dari masyarakat internasional. Kepala hak asasi manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa, Volker Turk, menyatakan ketidakpuasannya terhadap pernyataan kedua menteri tersebut. Negara-negara sekutu Israel, seperti Amerika Serikat dan Belanda, juga menolak ide ini.

Baca Juga:  Presiden Iran Sebut Serangan IRGC ke Israel sebagai Pelajaran Tak Terlupakan

Kementerian Luar Negeri AS menyebut pernyataan Ben Gvir dan Smotrich sebagai “amat menghasut dan tak bertanggung jawab,” sementara Kementerian Luar Negeri Belanda mengecam rencana tersebut karena dinilai tidak sesuai dengan solusi dua negara yang selama ini diupayakan oleh masyarakat internasional.

Dilaporkan bahwa pemerintahan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, sedang serius mempertimbangkan “memukimkan kembali” warga Gaza ke negara lain, dengan Republik Demokratik Kongo menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan oleh koalisi pemerintahannya.

BERITA LAINNYA

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar anda!
Please enter your name here
Captcha verification failed!
CAPTCHA user score failed. Please contact us!

- Advertisment -spot_img

Berita Populer